THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Mendidik Tenaga Kesehatan Berpondasi Islam

Selasa, 18 Agustus 2009

PentiNg bgdHhhh...

assaLamu'aLaikum

bwaT tmendhhh" yg suka nuLis....baik itu cerPen..Puisi atw sebagaiNya...

postiNg za k BLog ni yupHhhh.....

da hadiaHhh yg supeR dupeRrr keRennnnDDd

bagi si pemenaNg,karya terbaiKnya itu akaN di Pajang di mading buLan September,,,,

buaRuannn yaHhhh nuLissss...

syukRon...

Ramadhan Sudah dekat

Apabila Bulan Ramadhan Sudah dekat ( akan datang ) hendaklah kita sebagai orang yang beriman berkemas – kemas untuk menyambutnya dengan penuh suka cita, penuh harap dan penuh kegembiraan. Adapun cara menyambut bulan mulia ini adalah sebagai berikut
• Mengulangi pelajaran – pelajaran yang berkenaan dengan kaifat (cara-cara) puasa yang benar. Baik rukun ataupun syaratnya, yang wajib dan sunah dan amalan amalan yang diutamakan serta hal-hal yang harus dijauhi selama menjalankan puasa.
• Merasa senang dan bersyukur kepada Allah SWT, atas datangnya bulan suci ramadhan.
• Memperbanyak do’a, amalan saleh dan menjalankan hal-hal yang wajib disertai amalan sunah lainya serta memohon kepada Allah SWT, agar diberi kekuatan lahir dan batin untuk dapat menjalankan ibadah puasa ramadhan berikut amalan amalan sunah yang lain secara sempurnah.
• Menguatkan semangat puasa. Bulan ramadhan adalah bulan latihan Jihad, memerangi hawa nafsu, tamak, rakus dan loba. Bualn ramadhan adalah masa bertanam amalan yang akan ditunai nanti diakhirat, bulan untuk membersihkan dan mensucikan diri dari berbagai dosa dan maksiat serta menghiasi diri dengan banyak amal budi pekerti yang agung..

semoga dengan catatan yang cukup singkat ini kita bisa mendapat manfaat….

Tidur bagi muslimah

Tidur bagi muslimah merupakan saat yang sangat penting. Karena dalam tidurnya ia mengumpulkan tenaga untuk beribadah kepada Allah. Selain itu, ketika tidur hati seorang muslimah di antara jemari Allah. Seorang muslimah cantik karena agamanya. Jadi tidurnya pun harus cantik. Hendaknya seorang muslimah menjaga adab-adab dalam tidur dengan adab yang diajarkan dalam agama Islam. Bagaimana adab-adabnya?
Tidak tidur terlalu malam setelah sholat isya kecuali dalam keadaan darurat seperti untuk mengulang ( muroja'ah ) ilmu atau adanya tamu atau menemani keluarga, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Barzah radhiyallahu ‘anhu :
“Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘allaihi wasallam membenci tidur malam sebelum (sholat Isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya.” [Hadist Riwayat Al-Bukhari No. 568 dan Muslim No. 647 (235)]
Hendaknya tidur dalam keadaan sudah berwudhu, sebagaimana hadits: “Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat.” (HR. Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710)


wallahualam bishowab....

mudah mudahan bermanfaat bagi para uhkti....

Sabtu, 30 Mei 2009

PoJoK iKLaNdHhhh,,,,,

KenaLi KeTombEmUuu yUpH…


DDU GAMA

mempeRseMbaHkaNnnn…..

ª KeRuDuNg dAn BaJu

cP,, SiTruN 1B (085294293894)

ª kaoS kaki daN manSeT

cP,, wuLaN 2A (085224476855)

ª StiKeR naMa

cP,, FiGi 1B (081394463987)

ª DVD

cP,, ALfi 1A (085659088605)

ª CaTeRiNg

cP,, YaYa 2B (085294020511)

aGa 2A (085721139562)

Perlu ikhwan dan akhwat tau...ketombe memiliki beberapa jenis yaitu,,

1. ketombe jenis kering dengan cirri ringan dan gampang sekali menempel pada batang rambut, bahkan terbang dan bisa menempel dibaju.

2. Ketombe berminyak, menempel pada kulit kepala dan tidak terlihat

3. Ketombe sensitive, seperti butiran pasir dan bersifat temporary

4. Ketombe menahun, sudah menempel dan tebal dan tak jarang membuat rambut menjadi lepek

Cara mendiagnosanya cukup gampang,,cukup dengan menggaruk kulit kepala antum bisa mengetahui jenis ketombe antum..

Jika ketombe beterbangan saat digaruk dinamakan ketombe jenis kering

Jika ketombe digaruk dan menempel pada ujung kuku, dinamakan ketombe berminyak

Untuk ketombe jenis temporary, jika digaruk maka ketombe akan berjatuhan seperti buturan pasir.

Dengan mengetahui jenis ketombe, kita dapat memilih jenis shampoo yang tepat untuk merawat rambut kita…

Bukankah kebersihan merupakan sebagian dari iman..

Nahhh… termasuk jenis apakah ketombe ikhwan dan akhwat????

Sepuluh Kriteria Aliran Sesat (Fatwa MUI)

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan 10 kriteria aliran sesat. Apabila ada satu ajaran yang terindikasi punya salah satu dari kesepuluh kriterai itu, bisa dijadikan dasar untuk masuk ke dalam kelompok aliran sesat;

1. Mengingkari rukun iman dan rukun Islam

2. Meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dalil syar`i (Alquran dan as-sunah),

3. Meyakini turunnya wahyu setelah Alquran

4. Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Alquran

5. Melakukan penafsiran Alquran yang tidak berdasarkan kaidah tafsir

6. Mengingkari kedudukan hadis Nabi sebagai sumber ajaran Islam

7. Melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul

8. Mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul terakhir

9. Mengubah pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syariah

10. Mengkafirkan sesama Muslim tanpa dalil syar’i


Namun perlu dicatat beberapa hal yang benar-benar harus diperhatikan;

1. Jangan mudah memvonis suatu ajaran sesat, akan tetapi jika terindikasi memiliki salah satu dari ciri-ciri yang tersebut di atas, maka ada baiknya dilakukan proses tabayyun, kroscek, dan segera laporkan kepada pihak yang berwenang, semisal MUI atau Ormas/Orpol Islam terdekat.

2. Jika terbukti suatu ajaran itu sesat, jangan main hakim sendiri. Islam tidak pernah mengajarkan untuk menggunakan kekerasan dalam hal seperti ini, melainkan melalui jalur diskusi dan dialog. Kalaupun dibutuhkan tindakan tegas, maka wewenang itu berada pada pihak yang berwajib, dalam hal ini MUI, Kepolisian, Kejaksaan, dan tentu saja Pemerintah Daerah / Pusat.

Yang terakhir,

Aliran sesat tidak hanya berkembang karena ada niat dari para penyebarnya (atau aktor di belakang layarnya), tetapi juga karena adanya kesempatan (baca: kelengahan umat Islam).

Waspadalah! Waspadalah!!!...

APA YANG ALLAH INGINKAN DARIMU??

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat:

“Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah dimuka bumi.” (Al Baqarah : 30 )

“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku” (Qs. Adz Dzariat : 56 )

Maka dari itu, kita harus belajar…

Belajar dalam hal :

· Mengetahui tujuan hidup kita

· Memaknai setiap langkah kita

· Menemani perjalanan kita dengan pengetahuan

Didalam hidup kita pasti terdapat masalah, tergantung bagaimana kita menyikapi masalah tersebut.

Masalah tidaklah dijadikan peningkatan kualitas ilmu, iman, wawasan, pengetahuan. Lebih baik hadapi masalah itu dan nikmatilah