THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES �

Mendidik Tenaga Kesehatan Berpondasi Islam

Senin, 19 April 2010

CINTAI IBUMU

Ketika itu, Tuhan telah bekerja enam hari lamanya.
Kini giliran diciptakan para ibu. Seorang malaikat
menghampiri Tuhan dan berkata lembut: "Tuhan,
banyak nian waktu yang Tuhan habiskan untuk
menciptakan ibu ini?"
Dan Tuhan menjawab pelan : "Tidakkah kau lihat
perincian yang harus dikerjakan?
01) Ibu ini harus waterproof (tahan air / cuci) tapi
bukan dari plastik.
02) Harus terdiri dari 180 bagian yang lentur, lemas
dan tidak cepat capai
03) Ia harus bisa hidup dari sedikit teh kental dan
makanan seadanya untuk mencukupi kebutuhan
anak-anaknya
04) Memiliki kuping yang lebar untuk menampung keluhan
anak-anaknya
05) Memiliki ciuman yang dapat menyembuhkan dan
menyejukan hati anaknya
06) Lidah yang manis untuk merekatkan hati yang patah,
dan ??..
07) enam pasang tangan!! --- Malaikat itu
menggeleng-gelengkan kepalanya "Enam pasang
tangan....? tsk tsk tsk" --- "Tentu saja! Bukan tangan
yang merepotkan Saya, melainkan tangan yang melayani
sana sini, mengatur segalanya menjadi lebih baik...."
balas Tuhan
08) Juga tiga pasang mata yang harus dimiliki seorang
ibu "Bagaimana modelnya?" Malaikat semakin heran.
Tuhan mengangguk-angguk. "Sepasang mata yang dapat
menembus pintu yang tertutup rapat dan bertanya: "Apa
yang sedang kau lakukan di dalam situ?" Padahal
sepasang mata itu sudah mengetahui jawabannya.
"Sepasang mata kedua sebaiknya diletakkan di belakang
kepalanya, sehingga ia bisa melihat ke belakang tanpa
menoleh. Artinya, ia dapat melihat apa yang sebenarnya
tak boleh ia lihat dan sepasang mata ketiga untuk
menatap lembut seorang anak yang mengakui
kekeliruannya. Mata itu harus bisa bicara! Mata itu
harus berkata: "Saya mengerti dan saya sayang
padamu". Meskipun tidak diucapkan sepatah kata pun.
"Tuhan", kata malaikat itu lagi, "Istirahatlah". "Saya
tidak dapat, Saya sudah hampir selesai"
09) Ia harus bisa menyembuhkan diri sendiri kalau ia
sakit.
10) Ia harus bisa memberi makan 6 orang dengan satu
setengah ons daging
11) Ia juga harus menyuruh anak umur 9 tahun mandi
pada saat anak itu tidak ingin mandi.
Akhirnya Malaikat membalik balikkan contoh Ibu dengan
perlahan. "Terlalu lunak", katanya memberi komentar.
"Tapi kuat", kata Tuhan bersemangat.
"Tak akan kau bayangkan betapa banyaknya yang bisa ia
tanggung, pikul dan derita.
"Apakah ia dapat berpikir?" tanya malaikat lagi. "Ia
bukan saja dapat berpikir, tapi ia juga dapat memberi
gagasan, ide dan berkompromi", kata Sang Pencipta.
Akhirnya Malaikat menyentuh sesuatu dipipi. "Eh, ada
kebocoran di sini".
"Itu bukan kebocoran", kata Tuhan. "Itu adalah air
mata.... air mata kesenangan, air mata kesedihan, air
mata kekecewaan, air mata kesakitan, air mata
kesepian, air mata kebanggaan, airmata....,
airmata...."

Akhirnya Malaikat berkata pelan pada pembaca.........:
" JIKA KAMU MENCINTAI IBU MU KIRIMLAH CERITA INI
KEPADA ORANG LAIN, AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI
DAPAT MENGHORMATI, MENCINTAI DAN MENYAYANGI
IBUNYA"

Selasa, 03 November 2009

Merantau Itu Indah

Hhhem… merantau itu indah…

Kalimat itu selalu mudah saya ucapkan… karena memang slama ini saya meraskan merantau itu sebuah proses yang indah..

Di awal "perantauan " banyak yang bertanya… " knpa jauh2 sekolah ke sini, padahal di tempat kmu juga banyak sekolah.."

Dan biasanya saya jawab " ya mw ajah.. Hehe"

Tapi dari kemauan keras saya untuk merantau ini lah banyak hal yang sy dapatkan…

Merantau dalah gambaran kecil dari kehidupan…

Merantau itu semntara, karena ada kampung halaman yang akan jadi tempat kembali…

Dan untuk kembali ke kampung halaman seorang perantau akan berusaha sebisa mungkin untuk mendapatkan yang terbaik untuk di bawa pulang dan dirtujukan pada orang2 tercinta di tempat asalnya,,,

Dan ketika diperantauan, perantau mempunyai tanggungjawab tersendiri , tak bisa bertindak seenaknya, karena orang2 ditempat asal telah memberikan kepercayaan yang besar untuk melepas dy,, dan tentunya mengaharapkan dy kembali dengan membawa hasil rantauanan yang luar biasa.

seperti halnya seorang anak yang diberikan kepercayaan oleh orantua untuk merantau demi pencapaian yang lebih baik… bukan hanya untuk meraih kebahagian sementara.

Saat pulang tapi tak menyuguhkan hasil terbaik dari rantauan,, maka kekecewaan akan mewarnai raut muka orng2 yang telah lama menunggu...

dan hidup ini pun merupakan rantauan.. dimana kita hanyalah merantau didunia yang fana ini... dan akan kembali ketempat awal kita, k kampung halaman kita sebenarnya... Akhirat...

dan apa yang sudah kita persiapkan untuk menjadi perbekalan untuk kembali kesana?

karena "mudik nya" kita bukan kita yang merencanakan,,, ntah kapan ntah saat dimana kita dijemput paksa untuk kembali ke kampung halaman kuta sebenarnya...

Selasa, 27 Oktober 2009

Larangan Berlagak Sombong

Barangsiapa yang membesarkan (membanggakan)dirinya, dan berlagak sombong ketika ia berjalan, niscaya ia akan berjumpa dengan Allah dalam keadaan mendapatkan kemurkaan.
(HR. Bukhari)

6 Kewajiban Terhadap Orang Islam

Kewajiban bagi seorang Muslim terhadap orang Muslim yang lain ada 6 macam :
1. Jika engkau berjumpa dengan soerang muslim maka ucapkanlah salam
2. Jika dia mengundangmu maka datangilah
3. Jika dia meminta nasehat maka berilah nasehat
4. Jika bersin lalu dia membaca "Alhamdulillah" maka ucapkanlah do'a "Yar-hamukallah"
5. Jika dia sakit maka jenguklah
6. Jika dia meninggal maka antarkanlah jenazahnya

(HR. Bukhari)

Menutup Mulut Jika Menguap

Menguap itu dari syetan, maka jika seorang di antaramu menguap lalu tutuplah mulutnya sekuasanya. Maka sesungguhnya seorang di antaramu jika menguap dengan suara "ha" akan tertawalah syetan dari hal itu.
(HR. Bukhari-Muslim)

Selasa, 18 Agustus 2009

PentiNg bgdHhhh...

assaLamu'aLaikum

bwaT tmendhhh" yg suka nuLis....baik itu cerPen..Puisi atw sebagaiNya...

postiNg za k BLog ni yupHhhh.....

da hadiaHhh yg supeR dupeRrr keRennnnDDd

bagi si pemenaNg,karya terbaiKnya itu akaN di Pajang di mading buLan September,,,,

buaRuannn yaHhhh nuLissss...

syukRon...

Ramadhan Sudah dekat

Apabila Bulan Ramadhan Sudah dekat ( akan datang ) hendaklah kita sebagai orang yang beriman berkemas – kemas untuk menyambutnya dengan penuh suka cita, penuh harap dan penuh kegembiraan. Adapun cara menyambut bulan mulia ini adalah sebagai berikut
• Mengulangi pelajaran – pelajaran yang berkenaan dengan kaifat (cara-cara) puasa yang benar. Baik rukun ataupun syaratnya, yang wajib dan sunah dan amalan amalan yang diutamakan serta hal-hal yang harus dijauhi selama menjalankan puasa.
• Merasa senang dan bersyukur kepada Allah SWT, atas datangnya bulan suci ramadhan.
• Memperbanyak do’a, amalan saleh dan menjalankan hal-hal yang wajib disertai amalan sunah lainya serta memohon kepada Allah SWT, agar diberi kekuatan lahir dan batin untuk dapat menjalankan ibadah puasa ramadhan berikut amalan amalan sunah yang lain secara sempurnah.
• Menguatkan semangat puasa. Bulan ramadhan adalah bulan latihan Jihad, memerangi hawa nafsu, tamak, rakus dan loba. Bualn ramadhan adalah masa bertanam amalan yang akan ditunai nanti diakhirat, bulan untuk membersihkan dan mensucikan diri dari berbagai dosa dan maksiat serta menghiasi diri dengan banyak amal budi pekerti yang agung..

semoga dengan catatan yang cukup singkat ini kita bisa mendapat manfaat….